The Musim Kemarau Diaries
Wiki Article
Kami bertujuan untuk memberdayakan petualang dan penjelajah sehari-hari untuk menemukan jalan baru dan tetap terarah ke mana pun hidup membawa mereka.
Di Ventusky, Anda dapat menemukan prakiraan cuaca terbaru untuk banyak lokasi… Anda bisa mencari berdasarkan nama, mengeklik langsung pada peta, atau menelusuri lokasi pilihan dalam daftar ini.
Dalam beberapa tahun terakhir, kedua fenomena ini kerap menjadi biang cuaca ekstrem—mulai dari kekeringan panjang hingga hujan berlebih yang memicu banjir dan longsor. Dengan absennya El Niño dan La Niña, pola musim di Indonesia cenderung mengikuti siklus tahunan yang lebih mudah diprediksi.
Namun demikian, bukan berarti tidak ada hujan karena ada beberapa wilayah Indonesia yang memiliki sifat musim kemarau di atas usual yang memungkinkan menerima akumulasi curah hujan musiman yang lebih tinggi dari biasanya.
“Meskipun bibit siklon tropis 96S telah melemah, saat ini muncul bibit siklon tropis 97S yang meningkatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat, terutama di wilayah Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat,” terangnya.
Masyarakat di wilayah tersebut diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, tanah longsor, dan gangguan aktivitas. Kondisi cuaca yang tidak menentu ini juga memerlukan persiapan ekstra dalam beraktivitas sehari-hari.
Pembaruan cuaca actual-time sangat penting untuk membuat keputusan yang tepat sepanjang hari Anda. Dengan alat kami, Anda dapat dengan mudah memeriksa suhu terkini, melihat apakah akan ada hujan, atau mengetahui apakah angin dapat memengaruhi rencana Anda.
Dwikorita mengimbau di sektor pertanian, dapat, menyesuaikan jadwal tanam di wilayah-wilayah yang diprediksi mengalami musim kemarau lebih awal maupun lebih lambat, memilih varietas tahan kekeringan, serta mengoptimalkan pengelolaan air di daerah dengan musim kemarau lebih kering dari usual.
Musim kemarau di Indonesia terbentuk karena pergerakan angin muson timur yang berasal dari benua Australia. Angin ini bersifat kering karena melewati gurun dan lahan kering di Australia sebelum mencapai Indonesia.
Musim kemarau adalah salah satu dari dua musim utama yang terjadi di Indonesia, selain musim hujan. Musim ini ditandai dengan berkurangnya curah hujan secara signifikan dalam periode waktu tertentu.
Salah satu faktor utama yang membuat BMKG optimistis terhadap stabilitas iklim 2026 adalah kondisi fenomena international. El Niño dan La Niña diperkirakan tidak aktif hingga akhir 2026, sehingga tidak ada gangguan besar terhadap pola curah hujan nasional.
Musim kemarau memiliki beberapa ciri khas yang mudah dikenali. Pertama, curah hujan sangat rendah bahkan hampir tidak ada hujan selama berminggu-minggu. Kedua, suhu udara cenderung lebih panas pada siang hari karena tidak ada awan yang menghalangi sinar matahari.
BMKG mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, seperti angin kencang atau kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang masih mungkin terjadi meski curah hujan belum sepenuhnya hilang.
Indonesia sebagai negara tropis memiliki dua musim utama yang dipengaruhi pergerakan angin monsun. Musim kemarau umumnya berlangsung April hingga Oktober, ketika angin timur dan tenggara yang bersifat kering dari Benua Australia mendominasi.
Kedua, jaga kesehatan dengan minum air putih lebih banyak untuk menghindari dehidrasi, serta gunakan pelembab kulit karena udara kering bisa menyebabkan kulit pecah-pecah. Ketiga, hindari Cuaca Hari Ini aktivitas di bawah terik matahari langsung dalam waktu lama untuk mencegah heatstroke.